Bahaya Mencuci Makanan dengan Tidak Benar

Bahaya Mencuci Makanan dengan Tidak Benar

Bisa Meracuni Tubuh, Ini Bahaya Mencuci Makanan dengan Tidak Benar

Bahaya Mencuci Makanan dengan Tidak Benar – Banyak orang yang sudah mengerti dan sadar akan bahaya keracunan. Karena jika tidak mencuci daging dengan benar sebelum dikonsumsi. Namun sayang, kebanyakan orang tak mengerti akan bahaya tak mencuci sayur sebelum dikonsumsi.

Wabah COVID-19 yang merebak membuat orang-orang melakukan berbagai upaya yang sekiranya bisa menjauhkan diri dari infeksi virus ini. Mulai dari menggunakan masker sampai memakai hand sanitizer sesering mungkin. Bahkan beberapa orang sampai mencoba sesteril mungkin dengan cara membersihkan makanannya sehigienis mungkin. Sayangnya, upaya membersihkan bisa mengarah kepada hal yang tidak benar.

Pada Mei 2020, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan suatu kuis untuk melihat bagaimana orang-orang paham akan masalah higienis atau tidak. Dari 502 partisipan, ditemukan jika 39 persennya mencuci makanan dengan tidak benar yang mana itu sangat berbahaya. Berikut ini adalah bahaya-bahayanya.

Bahkan sabun pun bukan solusi untuk membersihkan makanan

Mungkin kamu berpikir menggunakan pemutih sudah keterlaluan, namun sabun pun bukan jawaban yang baik untuk memberikan makanan. Dari Huffpost, disebutkan sabun hanya digunakan untuk membersihkan tangan dan permukaan dan tidak diformulasi untuk dikonsumsi. Itu berarti menggosokkan sabun pada makanan sangatlah buruk.

Mengonsumsi sabun dapat menyebabkan mual-mual dan muntah, diare serta berbagai permasalahan pencernaan lainnya. Tidak hanya menyakitkan, tetapi gejala tersebut serupa dengan infeksi COVID-19, membuat penyakit yang dirasakan bisa disalahartikan karena terkena virus tersebut.

Langkah Yang Tepat Dalam Membersihkan Sayuranmu Sebelum Dikonsumsi

Membersihkan dan menghigieniskan makanan jauh lebih mudah dari yang kamu bayangkan

Terkadang yang kita lakukan itu terlalu jauh dari yang kita inginkan. Kamu tidak perlu jauh-jauh membersihkan makanan menggunakan sabun dan lain sebagainya. Cukup dengan menyiramnya dengan air mengalir dan sedikit menggosok bagian yang kotor, itu sudah bisa lebih dari menghilangkan penyakit-penyakit yang menempel itu. Teknik ini paling ampuh untuk makanan seperti sayur dan buah.

Namun perlu diingatkan jika baiknya waktu membersihkan makanan itu dilakukan ketika akan mengonsumsinya. Jika langsung membersihkannya, maka bisa jadi makanan itu akan jadi lebih cepat rusak ketika disimpan dalam waktu lama. Untuk masalah daging, cara agar makanan itu menjadi higienis adalah dengan memasaknya hingga matang.

Bahan kimia yang tidak benar akan membuat makanan menjadi beracun

Dalam laporan CDC tersebut yang dituliskan pada artikel IFL Science, 39 persen partisipan yang tidak mengetahui cara mencuci makanan dengan benar membersihkannya memakai pemutih. Mereka pun meyakini itu adalah hal yang benar.

Banyak efek yang dilaporkan akibat proses tersebut. Ada yang mengalami iritasi hidung, iritasi kulit, kepala pusing, mual dan muntah-muntah, hingga susah bernapas.

Healthline memberikan penjelasan mengapa putih bukan bahan yang tepat untuk membersihkan makanan. Itu karena pemutih sangat beracun dengan kandungan yang korosif dan mampu membakar jaringan sensitif pada tubuh. Bukan tidak mungkin pula pemutih membunuhmu jika dosisnya terlalu tinggi.

Mencuci Sayur Bisa Menghilangkan Sisa Pestisida yang Mungkin Masih Menempel

Di sisi lain jika tidak dibersihkan, kamu bisa terkena penyakit lain

Apakah kamu pernah mendengar patogen atau bakteri bernama Salmonella? Itu adalah bakteri yang mengganggu kesehatan manusia. Dalam penjelasan Delishably, Salmonella tersebut bisa menempel pada makanan dan jika termakan akan mengganggu kesehatanmu.

Ada pun gejala yang ditimbulkan juga menyerupai COVID-19 serta keracunan sabun tersebut: mual, muntah-muntah, perut sakit, diare, kepala sakit, bahkan hingga feses berdarah. Hal ini bisa bertahan hingga 10 hari dan berbulan-bulan untuk benar-benar sehat.

Makanan yang paling umum menjadi tempat tinggal Salmonella adalah makanan yang mentah. Sebagai contoh adalah daging dan telur yang tidak dimasak dengan matang serta sayur dan buah yang terkontaminasi. Tetap penting untuk membersihkan makanan sebelum mengonsumsinya.

Tetap cuci tanganmu sebelum makan

Satu peringatan yang tetap dianjurkan adalah mencuci makanan sebelum makan. Walau kamu sudah membersihkan makanan yang akan kamu konsumsi, bisa jadi penyakit-penyakit itu menempel pada tanganmu. Jika sudah seperti itu, maka kondisinya akan tetap sama saja seperti kamu tidak mencuci makanan.

Untuk masalah infeksi COVID-19, sejauh ini tidak jurnal yang meneliti atau berhasil membuktikan penularan virus influenza tersebut lewat makanan. Tetapi mengingat ada wacana yang mengatakan SARS-CoV-2 mampu menempel pada berbagai benda, itu memberikan kemungkinan adanya penularan yang datang melalui makan yang tidak higienis.

Kamu memang disarankan untuk mencuci makanan yang akan kamu santap, tetapi janganlah menggunakan produk-produk pembersih. Cucilah dengan alami menggunakan air dan masaklah dengan matang, itu sudah lebih dari cukup membersihkan makanan dari penyakit yang menempel.